Feb 04

SUKMAWATI SUKARNO BUKA PAMERAN LUKISAN LONTAR DI PURI KALERAN PELIATAN

arya-vedakarna0865465

MAESTRO  –  Sukmawati Sukarno Putri Membuka Pameran Dan Peluncuran Buku Maestro Seniman Tabuh dan Tari, A A Gede Ngurah Mandera Di Puri Kaleran Ubud.

 THE SUKARNO CENTER DUKUNG DEWAN KESENIAN BALI

Putri bungsu Bung Karno, Sukmawati Sukarno Putri yang juga Ketua Dewan Pembina The Sukarno Center Tampaksiring menyampaikan keinginannya agar disetiap daerah di Indonesia memiliki Dewan Kesenian. Hal ini untuk menjaga pesan dari Bung Karno bahwa bangsa ini harus memiliki Kepribadian Dalam Bidang Budaya ( Tri Sakti Marhaenisme ). Hal ini disampaikan Sukmawati saat membuka Pameran Koleksi Langka milik Puri Pusaka Peliatan Ubud. Tampak hadir petinggi The Sukarno Center, Bendesa Adat Peliatan, Tokoh Puri, Istri Konsul Jendral Jepang dan seniman Jepang Bali dan para mahasiswa STIBA Jepang. ”The Sukarno Center mendukung jika di Bali akan ada pembentukan Dewan Kesenian Bali (DKB).  Semakin banyak ada organisasi yang peduli dengan seniman ya semakin bagus, tingga sekarang apakah bisa bersaing antara organisasi untuk membela kepentingan kaum Marhaen yakni seniman. Saya minta 2014 ini, sudah harus dideklarasikan. Hampir sebagian besar Maestro – Maestro seni di Indonesia ini adalah sahabat saya, dan saya akan bantu untuk mengerahkan jaringan membantu seniman Bali. Saya minta, jangan ada lagi seniman yang dibayar murah dan dilecehkan. Dan saya rasa keluarga besar dari (alm) A A Gede Ngurah Mandera di Puri Pusaka ini yang harus mengawal DKB. Sejarah sudah mencatat almarhum sudah bisa berekspedisi seni ke Eropa jauh sebelum Indonesia merdeka yakni pada 1931. Tidak banyak yang bisa mencapai prestasi sedemikian hebat untuk seniman Indonesia.  Jaga track record itu dengan kinerja para warihnya. Nama leluhur itu akan harus, jika anak dan cucunya selalu membuatkan acara untuk beliau.”ungkap Sukmawai Sukarno yang juga Co-Chair International Eco Safety Collaborative Organization (IESCO) yang berbasis di Beijing,China ini.