Jun 27

KELUARGA WEDASTERA PALING KONSISTEN DENGAN AJARAN BUNG KARNO DI BALI

arya-wedakarna-bk2014HAUL –  Sukmawati Sukarno, Toto Suryawan Sukarno, Gusti Ayu Suwitry Wedastera, Dr. Arya Wedakarna, GPH Paundrakarna, Muhammad Putra, Gusti Ayu Wastu Manggala, Gusti Ayu Sita Wedastiti, Gusti  Ngurah Shri Bhisma Vedanta di Makam Bung Karno Blitar

 

PETINGGI SUKARNO CENTER HADIRI HAUL BUNG KARNO DI BLITAR 

 Petinggi The Sukarno Center hadir dalam rangkaian acara Haul Bung Karno Ke-44 di Blitar, Jawa Timur. Acara yang digelar Pemkot Blitar bekerjasama dengan Yayasan Bung Karno dan The Sukarno Center ini dipusatkan dipusara Makam Bung Karno. Dalam pidato dihadapan ribuan rakyat, Sukmawati Sukarno ( Mewakili Keluarga Bung Karno ) menyatakan bahwa jika ingin belajar tentang kesetiaan terhadap Bung Karno, maka belajarlah pada keluarga Shri  Wedastera Suyasa dari Bali. ”Pada haul pertama tahun 1971, pada saat semua orang takut dikaitkan dengan Bung Karno akibat tekanan orde baru, ada sosok (alm) Wedastera dari Puri Tegeh Kori Bali yang dengan gagah berani selalu hadir di Blitar dengan para pendukungnya. Beliau hadir sambil membawa gamelan dari Bali. Padahal itu saat sulit dan gawat. Dan itu terus dilakukan oleh keluarga Wedastera hingga kini sudah 44 tahun Bung Karno wafat. Kalau sekarang baru banyak yang mengaku cinta Bung Karno ya wajar saja dengan banyak kepentingan dan banyak yang pura – pura saja. Tapi kalau mau lihat bagaimana jiwa kepemimpinan yang setia dan jujur itu ada di sahabat saya di Bali yakni keluarga Shri Wedastera Suyasa. Maka tak heran, nama keluarga Wedastera sangat harum dan dicintai rakyat di Bali. Ini akan jadi  teladan, bahwa kesetiaan itu tidak saja diuji saat senangnya saja, tapi juga diuji dikala susah dan sulit. Terimakasih pada istri almarhum yakni Ibu Gusti Ayu Suwitry Suyasa yang juga berkenan hadir di Blitar.”ungkap Sukmawati Sukarno. ”Saya mengucapkan rasa syukur kehadapan Tuhan, bahwa di Bali sudah ada pelanjut ajaran Bung Karno yang hebat yakni Dr. Arya Wedakarna. Di usia muda sudah berhasil menjadi rektor terhebat di Bali, pemimpin PNI, juga sukses mendirikan beberapa museum Bung Karno di Bali dan kini menjadi Senator ( DPD)  Terpilih dari Bali di Pemilu 2014 dengan suara terbanyak. Saya rasa, ini adalah buah karma dari ketulusan dalam berjuang dengan Bung Karno. Saya yakin, restu Bung Karno sangat membantu saudara Arya Wedakarna untuk menjadi Pemenang di Pemilu 2014. Disini anak – anak muda Indonesia harus belajar bahwa jangan pernah berbelok dari idelogi Pancasila. Siapa yang membela Pancasila, maka leluhur akan memperjuangkannya pula. Saya yakin sekali ada karma phala disini. Sekali lagi, saya ucapkan selamat pada keluarga besar Puri Tegeh Kori di Bali yang sudah berjaya dan menjadi pemimpin di Bali. Tetaplah konsisten dan satya, demi nama baik leluhur.”ungkap Sukmawati Sukarno yang didampingi oleh Toto Suryawan Sukarno Putra (Putra Bung Karno dan Kartini Manoppo ), Gusti Pangeran Haryo Paundrakarna ( Putra Mahkota Keraton Mangkunegaran Solo ), Muhammad Putera ( Cucu Bung Karno ).